oleh

Stress Ditinggal Istri, Pria di Kaimana Ini, Tikam Sepasang Suami Istri

KAIMANA, KT- Akibat stress ditinggal istri, LK (30) lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan di Kaki Air Besar ini, nekad menikam sepasang suami istri yakni La Ludi (31) dan Wa Mila (43) di Jalan Brawijaya sekitar pukul 18.00 WIT, Jumat (4/6/2021).

Informasi yang diperoleh wartawan di lokasi kejadian, kasus itu bermula dari korban La Ludi, saat itu sedang memikul ikan jualannya ke ruas Jalan Brawijaya.

Saat sedang menyusuri lorong di kawasan Kaki Air, tiba-tiba datang dari arah belakang pelaku dengan sebilah gunting dan menikam korban, tepat di bagian leher.

Tikaman tersebut menyebabkan leher korban mengeluarkan darah segar dan korban pun terjatuh.

Spontan, warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung berteiak minta tolong. Keributan pun terjadi, setelah beberapa warga berusaha menangkap pelaku.

Istri korban, Wa Mila yang melihat suaminya terjatuh bersimbah darah, tiba di lokasi yang berusaha untuk meleraikan. Namun, Wa Mila pun mendapatkan tikaman yang sama di bagian belakang.

β€œSaya lihat pelaku dan korban saling merebut gunting yang masih dipegang oleh pelaku. Kemudian saya mencoba merebut gunting yang dipegang oleh pelaku, dan membuang gunting tersebut ke laut,” jelas salah seorang saksi mata yang enggan namanya diberitakan.

Setelah berhasil dileraikan warga, Wa Mila berusaha berlari ke depan jalan dan meminta pertolongan.

Sejumlah warga yang tersulut emosi, akhirnya mengejar pelaku yang berusaha kabur dari lokasi dan menghadiahkan bogem mentah terhadap pelaku.

Polisi pun akhirnya secepat kilat tiba di lokasi kejadian dan berusaha menangkap pelaku. Pelaku berhasil diamankan dan digiring ke Polsek Kaimana.

Upaya yang dilakukan polisi itu untuk mengantisipasi terjadinya aksi amuk massa yang lebih beringas.

Sementara itu, sejumlah warga melarikan dua korban tersebut ke RSUD Kaimana untuk mendapatkan perawatan medis.

Pantauan wartawan, kejadian itu menyebabkan arus transportasi di ruas jalan itu menjadi macet total karena banyaknya warga yang mengejar pelaku.

Kapolres Kaimana melalui Kasat Reskirm Iptu Seno Hartono Hadinoto, ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat (4/6/2021) mengatakan, pihaknya masih mendalami kejadian itu.

β€œKita masih dalami. Pelakunya sudah kami amankan. Nanti kami akan informasikan lebih lanjut,” pungkasnya.(ANI-R1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru